Showing posts with label Online. Show all posts
Showing posts with label Online. Show all posts

Friday, August 18, 2017

8 Orang Diyakini Terlibat Plot Serangan Bom Gas Butana di Spanyol

foto: bertha/GARASInews

Madrid,GARASInews - Otoritas Spanyol meyakini ada delapan orang yang tergabung dalam sel teror, yang berada di balik rentetan serangan di Barcelona dan Cambrils. Sel teror itu berencana menggunakan kaleng gas butana dalam serangannya.

Dituturkan sumber kehakiman yang memahami penyelidikan insiden ini, seperti dilansir GARASInews, Jumat (18/8/2017), bahwa sel teror yang terdiri atas delapan orang ini merencanakan serangan di wilayah Catalonia, yang menjadi lokasi Barcelona dan Cambrils.

Rencana serangan ini terungkap setelah otoritas Spanyol mendapat temuan puluhan kaleng gas butana dan propana di sebuah rumah di kawasan Alcanar, yang dilanda ledakan pada Rabu (16/8) atau sehari sebelum teror van melanda Barcelona pada Kamis (17/8) waktu setempat. Alcanar berjarak 193 kilometer sebelah selatan kota Barcelona.

Pejabat pemerintahan Catalan, Joaquim Forn, menyebut ada kemungkinan para tersangka awalnya berencana melakukan serangan bom dengan kaleng gas butane itu dalam teror di Barcelona dan Cambrils. Rencana serangan bom itu telah digagalkan otoritas Spanyol.

"Prioritas saat ini adalah mencari tahu identitas orang-orang ini (delapan orang anggota sel teror-red), untuk membuktikan dan menunjukkan keterkaitan antara orang-orang yang terlibat, mulai dari mereka yang mengambil van itu dan mereka yang berhasil kabur," terang Forn.

Teror van di La Rambla, Barcelona menewaskan sedikitnya 13 orang. Pelaku yang mengemudikan van maut itu masih diburu otoritas Spanyol hingga kini. Pelaku yang identitasnya tidak dirilis ke publik ini, kabur dengan berlari usai beraksi pada Kamis (17/8) sore waktu setempat.

Teror kedua melanda Cambrils pada hari yang sama, atau selang 8 jam usai teror di Barcelona. Para pelaku yang menumpang mobil mereka Audi A3 menabrak kerumunan orang, hingga melukai enam warga sipil dan satu polisi.

Lima pelaku yang ada di dalam mobil berhasil dilumpuhkan polisi setempat. Empat pelaku tewas seketika, sedangkan pelaku kelima tewas akibat luka-luka yang dideritanya, setelah dia ditangkap. Kelima pelaku diyakini mengenakan sabuk peledak, yang belakangan diketahui palsu.

Selain pelaku yang masih buron dan telah tewas ditembak, otoritas Spanyol juga menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat rentatan teror ini. Ketiga tersangka itu ditangkap terpisah di Alcanar, Tarragona dan Ripoll, Girona. Identitas para tersangka tidak dirilis ke publik.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tersangka Ketiga Ditangkap Terkait Rentetan Teror di Spanyol

foto: bertha/GARASInews

Madrid,GARASInews - Satu lagi tersangka ditangkap Kepolisian Spanyol terkait serangkaian serangan teror di Barcelona dan Cambrils. Dengan demikian sudah ada tiga tersangka yang ditangkap terkait rentetan teror yang menewaskan 13 orang itu.

"Orang ketiga ditahan di Ripoll, terkait dengan serangan," terang Kepolisian Catalan dalam pernyataannya via Twitter, seperti dilansir GARASInews, Jumat (18/8/2017). Kota Barcelona dan Cambrils terletak di wilayah Catalonia, Spanyol, sehingga insiden ini diselidiki oleh Kepolisian Catalan.

Tidak dijelaskan lebih lanjut identitas tersangka ketiga yang telah ditangkap ini. Polisi setempat juga tidak menyebut secara jelas, terkait serangan yang mana tersangka ketiga ini. Dua serangan sekaligus, yang sama-sama melibatkan kendaraan yang menabrak kerumunan orang, melanda Barcelona dan Cambrils pada hari yang sama.

Polisi terlebih dahulu menangkap dua terduga pelaku, yang dicurigai terkait dengan teror di Spanyol. Kedua orang yang ditangkap itu disebut berasal dari Maroko dan dari Melila, kota otonomi Spanyol yang terletak di pantai utara Afrika.

Satu tersangka ditangkap di Alcanar, Tarragona, yang menjadi lokasi sebuah ledakan pada Rabu (16/8) malam waktu setempat. Ledakan di Alcanar itu juga diyakini polisi setempat, berkaitan dengan teror van di Barcelona pada Kamis (17/8).

Satu tersangka lainnya ditangkap di Ripoll, Girona, pada Kamis (17/8) setelah serangan teror terjadi di Barcelona. Tersangka ketiga ditangkap pada Jumat (18/8) pagi waktu setempat, di wilayah yang sama dengan tersangka kedua. Ripoll diketahui berjarak 104 kilometer sebelah utara Barcelona.

Kepolisian Catalan sebelumnya menegaskan bahwa dua tersangka yang ditangkap lebih dahulu, bukan pelaku teror van yang menabrak kerumunan orang di La Rambla, Barcelona. Sang pengemudi van itu sendiri berhasil kabur dan masih diburu hingga kini.

Tidak diketahui pasti apakah tersangka ketiga yang ditangkap ini, merupakan orang yang sama yang tengah diburu polisi setempat.

Sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka akibat rentetan teror di Barcelona dan Cambrils, pada Kamis (17/8) waktu setempat. Lima pelaku teror di Cambrils tewas ditembak polisi, usai dicurigai akan mendalangi serangan bom dengan sabuk peledak.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Trump Berkicau Soal Mitos Peluru 'Darah Babi' untuk Atasi Teroris

foto: bertha/GARASInews

Washington DC,GARASInews -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghidupkan lagi mitos yang tidak terbukti tentang seorang jenderal AS yang membunuh puluhan anggota kelompok milisi muslim dengan menggunakan peluru yang telah dicelupkan ke darah babi.

Cuitan presiden soal 'peluru darah babi' muncul beberapa jam setelah seorang pengemudi menabrakkan mobil vannya ke kerumunan orang di Barcelona, sehingga menyebabkan sedikitnya 13 korban tewas dan lainnya luka-luka.

"Pelajari apa yang dilakukan Jenderal Pershing...yang dilakukannya pada teroris yang tertangkap," kata Trump, merujuk pada sebuah kisah yang tidak terbukti kebenarannya. "Tidak ada lagi teror Islamis radikal selama 35 tahun!" imbuhnya.

Sejarawan dan pemeriksa fakta mengatakan bahwa sejarah itu tidak terbukti.
Mitos yang beredar online merujuk pada tindakan Jenderal John Pershing pada saat perang AS di Filipina pada awal 1900-an.

Pershing disebut mengumpulkan 50 orang teroris dan memerintahkan anak buahnya menembak 49 orang menggunakan peluru yang dicelupkan ke darah babi. Satu orang yang selamat diperintahkan kembali dan melaporkan apa yang terjadi pada teman-temannya.

Dalam cuitannya, Trump mengatakan bahwa tindakan sang jenderal bisa mencegah aksi teror lanjutan.

Cuitan itu muncul sesaat setelah serangan di area La Rambla di Barcelona.
Polisi mengatakan bahwa ini jelas adalah sebuah serangan teroris dan mereka menahan dua orang, tapi belum menangkap si pengemudi.

Saat kampanye, Trump juga pernah menyampaikan kisah yang sama, tapi saat itu dia mengatakan tidak ada perlawanan dari kelompok Islam militan selama 25 tahun, bukan 35 tahun.

Sebagian orang mengatakan ironis bahwa Trump menyampaikan kisah bohong di minggu yang sama saat dia menegaskan untuk menunggu munculnya fakta sebelum mengomentari soal pawai supremasi kulit putih di Charlottesville, Negara Bagian Virginia.

Presiden Trump tengah menghadapi kontroversi sejak Sabtu (12/8), saat dia mengatakan "semua pihak" patut disalahkan atas kekerasan pada aksi demonstrasi kelompok sayap kanan di Charlottesville.

Heather Heyer tewas ketika sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak kerumunan kelompok anti-fasisme di Charlottesville.

Anggota Partai Republik telah menyerang Trump atas komentarnya itu dan beberapa direktur mengundurkan diri dari dua dewan bisnis sehingga dewan tersebut dibubarkan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Texas Terancam Ledakan Kimia, Usai Diterjang Badai Harvey

Texas, GarasiNews - Tidak hanya dievakuasi karena banjir, wara Texas, AS, juga terpaksa dievakuasi karena sebuah pabrik kimia rawan mel...