Showing posts with label Togel WLA. Show all posts
Showing posts with label Togel WLA. Show all posts

Friday, August 18, 2017

8 Orang Diyakini Terlibat Plot Serangan Bom Gas Butana di Spanyol

foto: bertha/GARASInews

Madrid,GARASInews - Otoritas Spanyol meyakini ada delapan orang yang tergabung dalam sel teror, yang berada di balik rentetan serangan di Barcelona dan Cambrils. Sel teror itu berencana menggunakan kaleng gas butana dalam serangannya.

Dituturkan sumber kehakiman yang memahami penyelidikan insiden ini, seperti dilansir GARASInews, Jumat (18/8/2017), bahwa sel teror yang terdiri atas delapan orang ini merencanakan serangan di wilayah Catalonia, yang menjadi lokasi Barcelona dan Cambrils.

Rencana serangan ini terungkap setelah otoritas Spanyol mendapat temuan puluhan kaleng gas butana dan propana di sebuah rumah di kawasan Alcanar, yang dilanda ledakan pada Rabu (16/8) atau sehari sebelum teror van melanda Barcelona pada Kamis (17/8) waktu setempat. Alcanar berjarak 193 kilometer sebelah selatan kota Barcelona.

Pejabat pemerintahan Catalan, Joaquim Forn, menyebut ada kemungkinan para tersangka awalnya berencana melakukan serangan bom dengan kaleng gas butane itu dalam teror di Barcelona dan Cambrils. Rencana serangan bom itu telah digagalkan otoritas Spanyol.

"Prioritas saat ini adalah mencari tahu identitas orang-orang ini (delapan orang anggota sel teror-red), untuk membuktikan dan menunjukkan keterkaitan antara orang-orang yang terlibat, mulai dari mereka yang mengambil van itu dan mereka yang berhasil kabur," terang Forn.

Teror van di La Rambla, Barcelona menewaskan sedikitnya 13 orang. Pelaku yang mengemudikan van maut itu masih diburu otoritas Spanyol hingga kini. Pelaku yang identitasnya tidak dirilis ke publik ini, kabur dengan berlari usai beraksi pada Kamis (17/8) sore waktu setempat.

Teror kedua melanda Cambrils pada hari yang sama, atau selang 8 jam usai teror di Barcelona. Para pelaku yang menumpang mobil mereka Audi A3 menabrak kerumunan orang, hingga melukai enam warga sipil dan satu polisi.

Lima pelaku yang ada di dalam mobil berhasil dilumpuhkan polisi setempat. Empat pelaku tewas seketika, sedangkan pelaku kelima tewas akibat luka-luka yang dideritanya, setelah dia ditangkap. Kelima pelaku diyakini mengenakan sabuk peledak, yang belakangan diketahui palsu.

Selain pelaku yang masih buron dan telah tewas ditembak, otoritas Spanyol juga menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat rentatan teror ini. Ketiga tersangka itu ditangkap terpisah di Alcanar, Tarragona dan Ripoll, Girona. Identitas para tersangka tidak dirilis ke publik.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tersangka Ketiga Ditangkap Terkait Rentetan Teror di Spanyol

foto: bertha/GARASInews

Madrid,GARASInews - Satu lagi tersangka ditangkap Kepolisian Spanyol terkait serangkaian serangan teror di Barcelona dan Cambrils. Dengan demikian sudah ada tiga tersangka yang ditangkap terkait rentetan teror yang menewaskan 13 orang itu.

"Orang ketiga ditahan di Ripoll, terkait dengan serangan," terang Kepolisian Catalan dalam pernyataannya via Twitter, seperti dilansir GARASInews, Jumat (18/8/2017). Kota Barcelona dan Cambrils terletak di wilayah Catalonia, Spanyol, sehingga insiden ini diselidiki oleh Kepolisian Catalan.

Tidak dijelaskan lebih lanjut identitas tersangka ketiga yang telah ditangkap ini. Polisi setempat juga tidak menyebut secara jelas, terkait serangan yang mana tersangka ketiga ini. Dua serangan sekaligus, yang sama-sama melibatkan kendaraan yang menabrak kerumunan orang, melanda Barcelona dan Cambrils pada hari yang sama.

Polisi terlebih dahulu menangkap dua terduga pelaku, yang dicurigai terkait dengan teror di Spanyol. Kedua orang yang ditangkap itu disebut berasal dari Maroko dan dari Melila, kota otonomi Spanyol yang terletak di pantai utara Afrika.

Satu tersangka ditangkap di Alcanar, Tarragona, yang menjadi lokasi sebuah ledakan pada Rabu (16/8) malam waktu setempat. Ledakan di Alcanar itu juga diyakini polisi setempat, berkaitan dengan teror van di Barcelona pada Kamis (17/8).

Satu tersangka lainnya ditangkap di Ripoll, Girona, pada Kamis (17/8) setelah serangan teror terjadi di Barcelona. Tersangka ketiga ditangkap pada Jumat (18/8) pagi waktu setempat, di wilayah yang sama dengan tersangka kedua. Ripoll diketahui berjarak 104 kilometer sebelah utara Barcelona.

Kepolisian Catalan sebelumnya menegaskan bahwa dua tersangka yang ditangkap lebih dahulu, bukan pelaku teror van yang menabrak kerumunan orang di La Rambla, Barcelona. Sang pengemudi van itu sendiri berhasil kabur dan masih diburu hingga kini.

Tidak diketahui pasti apakah tersangka ketiga yang ditangkap ini, merupakan orang yang sama yang tengah diburu polisi setempat.

Sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka akibat rentetan teror di Barcelona dan Cambrils, pada Kamis (17/8) waktu setempat. Lima pelaku teror di Cambrils tewas ditembak polisi, usai dicurigai akan mendalangi serangan bom dengan sabuk peledak.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Trump Berkicau Soal Mitos Peluru 'Darah Babi' untuk Atasi Teroris

foto: bertha/GARASInews

Washington DC,GARASInews -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghidupkan lagi mitos yang tidak terbukti tentang seorang jenderal AS yang membunuh puluhan anggota kelompok milisi muslim dengan menggunakan peluru yang telah dicelupkan ke darah babi.

Cuitan presiden soal 'peluru darah babi' muncul beberapa jam setelah seorang pengemudi menabrakkan mobil vannya ke kerumunan orang di Barcelona, sehingga menyebabkan sedikitnya 13 korban tewas dan lainnya luka-luka.

"Pelajari apa yang dilakukan Jenderal Pershing...yang dilakukannya pada teroris yang tertangkap," kata Trump, merujuk pada sebuah kisah yang tidak terbukti kebenarannya. "Tidak ada lagi teror Islamis radikal selama 35 tahun!" imbuhnya.

Sejarawan dan pemeriksa fakta mengatakan bahwa sejarah itu tidak terbukti.
Mitos yang beredar online merujuk pada tindakan Jenderal John Pershing pada saat perang AS di Filipina pada awal 1900-an.

Pershing disebut mengumpulkan 50 orang teroris dan memerintahkan anak buahnya menembak 49 orang menggunakan peluru yang dicelupkan ke darah babi. Satu orang yang selamat diperintahkan kembali dan melaporkan apa yang terjadi pada teman-temannya.

Dalam cuitannya, Trump mengatakan bahwa tindakan sang jenderal bisa mencegah aksi teror lanjutan.

Cuitan itu muncul sesaat setelah serangan di area La Rambla di Barcelona.
Polisi mengatakan bahwa ini jelas adalah sebuah serangan teroris dan mereka menahan dua orang, tapi belum menangkap si pengemudi.

Saat kampanye, Trump juga pernah menyampaikan kisah yang sama, tapi saat itu dia mengatakan tidak ada perlawanan dari kelompok Islam militan selama 25 tahun, bukan 35 tahun.

Sebagian orang mengatakan ironis bahwa Trump menyampaikan kisah bohong di minggu yang sama saat dia menegaskan untuk menunggu munculnya fakta sebelum mengomentari soal pawai supremasi kulit putih di Charlottesville, Negara Bagian Virginia.

Presiden Trump tengah menghadapi kontroversi sejak Sabtu (12/8), saat dia mengatakan "semua pihak" patut disalahkan atas kekerasan pada aksi demonstrasi kelompok sayap kanan di Charlottesville.

Heather Heyer tewas ketika sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak kerumunan kelompok anti-fasisme di Charlottesville.

Anggota Partai Republik telah menyerang Trump atas komentarnya itu dan beberapa direktur mengundurkan diri dari dua dewan bisnis sehingga dewan tersebut dibubarkan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

ISIS Klaim Bertanggungjawab Atas Teror Van di Barcelona

foto: bertha/GARASInews

Barcelona,GARASInews - ISIS mengklaim bertanggungjawab atas teror van yang terjadi kawasan wisata Las Ramblas, Barcelona, Spanyol. Hal tersebut disampaikan oleh kantor berita Amaq yang memiliki afiliasi dengan ISIS.

"Pelaku serangan di Barcelona adalah tentara ISIS dan melakukan operasi tersebut sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan negara-negara koalisi (merujuk pada sebuah koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan kelompok militan Sunni)," kata kantor berita Amaq seperti dilansir GARASInews, Jumat (18/8/2017).

Akibat insiden itu 13 orang tewas dan 80 korban luka-luka. Saksi mata melihat mobil van melaju zigzag saat melintas di kawasan wisata Las Ramblas. Mobil itu melaju kencang dan mulai menabrak para turis, melukai pejalan kaki dan meninggalkan korban tergeletak di jalanan.

"Saya mendengar jeritan dan sedikit benturan. Kemudian saya melihat kerumunan orang dan van ini meluncur kencang di tengah Las Ramblas dan saya langsung tahu bahwa itu adalah serangan teroris atau semacamnya," kata Tom Gueller.

Polisi Spanyol telah menangkap dua orang terduga pelaku serangan teror di kawasan wisata Las Ramblas, Barcelona. Keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Pasca-serangan van itu, pihak otoritas melarang warga untuk mendekati kawasan Placa Catalunya, Barcelona, salah satu lapangan utama yang terletak di Las Ramblas. Stasiun kereta api dan metro pun ditutup untuk umum.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, August 17, 2017

Seminggu Ini, 58 Bandar Narkoba di Filipina Tewas

foto: bertha/GARASInews

Manila,GARASInews - Operasi polisi di Manila, Filipina, digencarkan sejalan dengan upaya Presiden Rodrigo Duterte memberantas narkoba. Dalam semalam saja, setidaknya ada 26 bandar narkoba yang tewas.

Dilansir kantor berita GARASInews, Kamis (17/8/2017), operasi yang memakan 26 korban jiwa itu dilakukan pada tadi malam. Operasi yang menelan korban jiwa itu menyusul 32 bandar narkoba yang tewas pada Senin (14/8) malam di Provinsi Bulacan yang berbatasan dengan ibu kota.

Juru bicara kepolisian Manila, Kolonel Erwin Margarejo, menyebut penyerbuan semalam sebagai operasi 'one time, big time'. Operasi yang sama juga dilakukan di Bulacan.

"Operasi 'one time, big time' ini tidak hanya fokus pada narkoba, kami juga melawan kejahatan kriminal seperti perampokan, tapi orang-orang itu bisa juga dalam pengaruh narkoba," ucap Margarejo.

"Jika mereka melawan dengan kekerasan, petugas kami juga harus mempertahankan diri," imbuhnya.

Sejak terpilih menjadi presiden pada 30 Juni tahun lalu, Duterte secara tegas melawan kejahatan narkoba. Namun caranya itu ditentang lantaran dengan cara kekerasan pula.

Tentang operasi besar-besaran minggu ini, Duterte seolah telah memberikan restu. Dia menyebut tewasnya 32 bandar narkoba di Bulacan sebagai hal yang bagus.

"Mari tewaskan 32 orang lainnya setiap hari. Mungkin dengan begitu kita bisa mengurangi apa yang membuat negara ini sakit," ucap Duterte.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

13 Orang Telah Ditangkap Terkait Pelemparan Sepatu ke Mahathir

foto: bertha/GARASInews

Kuala Lumpur,GARASInews - Kepolisian Malaysia menangkap tiga orang lagi terkait insiden pelemparan sepatu dan kursi di acara yang dipimpin mantan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad. Dengan demikian, sejauh ini sudah 13 orang yang ditahan terkait kerusuhan tersebut.

"Kami saat ini tengah fokus pada penyelidikan kerusuhan di forum tersebut. Mereka yang membuat masalah tak akan dibiarkan," ujar Inspektur Jenderal Kepolisian Tan Sri Khalid Abu Bakar seperti dilansir GARASInews, Rabu (16/8/2017).

Ditambahkan Khalid, penyelenggara acara tersebut juga akan dipanggil untuk diminta keterangannya. Khalid pun mengecam pengelola acara yang menyalahkan polisi atas kekacauan saat event yang digelar pada Minggu (13/8) tersebut. Ditegaskannya, sesuai Undang-Undang maka tanggung jawab untuk menjaga keselamatan para peserta dan lokasi acara forum tersebut berada di tangan para penyelenggaranya.

"Tak adil bagi mereka (penyelenggara) menyalahkan polisi," cetus Khalid.

Dalam insiden di Shah Alam, pinggiran Kuala Lumpur tersebut, peserta acara melemparkan sepatu, kursi, dan botol ke arah Mahathir yang tengah mendengarkan berbagai pertanyaan dari hadirin. Mereka juga menyalakan suar saat kerusuhan pecah. Sebuah video menunjukkan suasana ruangan yang dipenuhi asap. Mahathir kemudian dilarikan keluar dari gedung. Dia dipastikan tak terluka akibat kejadian ini. Namun ada dua orang yang terluka dalam acara yang digelar untuk membahas skandal finansial yang menjerat PM Najib Razak tersebut.

"Jelas ini dirancang untuk membungkam Mahathir dan oposisi," kata Syed Saddiq, kepala kepemudaan Partai Bersatu yang didirikan Mahathir. "Tapi kita tidak akan takut dengan orang-orang pengecut," ujarnya.

Oposisi senior Azmin Ali menyalahkan PM Najib Razak yang menurutnya menggunakan premanisme untuk membungkam Mahathir. "Ini adalah tindakan pengecut," cetusnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 16, 2017

Operasi Gabungan ISIS-Taliban Tewaskan Puluhan Warga Afghanistan

foto: bertha/GARASInews

Kabul,GARASInews - Kelompok radikal ISIS dan Taliban bersama-sama melakukan pembantaian di sebuah desa di Afghanistan. Puluhan warga sipil tewas dalam pembantaian tersebut.

Menurut pejabat-pejabat lokal, para militan ISIS dan Taliban membunuh lebih dari 50 pria, wanita dan anak-anak di sebuah desa di Sayad, distrik terpencil di provinsi Sar-e Pul pada Sabtu (5/8) lalu setelah mengalahkan Afghan Local Police (ALP) -- milisi yang didukung pemerintah -- dalam pertempuran selama 48 jam.

"Itu operasi gabungan oleh petempur Daesh (ISIS) dan Taliban. Mereka telah merekrut pasukan dari provinsi-provinsi lain dan menyerang desa Mirzawalang," kata Zabihullah Amani, juru bicara gubernur provinsi Sar-e Pul seperti dikutip kantor berita GARASInews, Selasa (8/8/2017).

Dikatakan Amani, puluhan petempur Taliban dan ISIS dengan dipimpin Sher Mohammad Ghazanfar, seorang komandan Taliban lokal yang telah bersumpah setia kepada ISIS, melancarkan serangan bersama di wilayah tersebut.

"Para petempur menguasai wilayah tersebut dan itu menyebabkan pembantaian warga sipil yang tak bersalah dan tak berdaya," kata Amani.

Disebutkan Amani, mayoritas warga sipil yang tewas adalah warga Syiah. "Sebagian besar ditembak namun beberapa dipenggal," imbuh Amani.

Mohammad Noor Rahmani, kepala dewan provinsi Sar-e Pul mengatakan, 44 hingga 50 korban tewas diyakini sebagai warga sipil, dengan milisi ALP juga mengalami korban jiwa.

"Ini bukan angka final. Angkanya kemungkinan berubah karena wilayah itu tak bisa dijangkau dan tak ada jaringan telepon yang berfungsi untuk mendapatkan info terbaru," ujar Rahmani kepada GARASInews.

Menurut sumber keamanan Afghanistan, ada sekitar tiga insiden sebelumnya di mana para militan ISIS dan Taliban bergabung untuk menyerang pasukan Afghanistan di wilayah-wilayah tertentu.

"Ini bukan pertama kalinya mereka bekerja sama. Tak ada perbedaan ideologi yang tegas antara mereka sehingga mereka bekerja sama ketika itu membantu mereka. Sangat oportunis," ujar sumber tersebut.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban mengkonfirmasi kepada AFP bahwa pihaknya telah menguasai desa Mirzawalang. Namun menurutnya, hanya Taliban yang melakukan serangan itu. Dia juga membantah telah membunuh warga sipil.

"Itu operasi independen oleh pasukan mujahiddin kami. Tak ada kerja sama dengan ISIS dalam operasi itu," ujar juru bicara Taliban itu.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Ancam Serang ke Guam, Korut Cuma Ingin Pisahkan AS dan Korsel?

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menunda keputusan untuk menembakkan rudal ke Guam, wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik. Kim menyatakan akan mengawasi aksi AS lebih lama lagi, sebelum mengambil keputusan.

Hal itu dilaporkan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), seperti dilansir GARASInews, Selasa (15/8/2017). Keputusan menunda peluncuran rudal disampaikan Kim saat meninjau pusat komando militer Korut pada Senin (14/8) waktu setempat.

Peninjauan itu, disebut KCNA, sebagai kemunculan pertama Kim di depan publik selama dua pekan terakhir. Dalam peninjauan itu, Kim memeriksa dan menganalisis rencana peluncuran empat rudal ke Guam. KCNA juga menyebut, Kim mendiskusikan rencana itu dengan sejumlah pejabat militer Korut.

"Dia (Kim Jong-Un) mengatakan jika Yankees (sebutan untuk AS) tetap melakukan aksi ceroboh yang luar biasa berbahaya di Semenanjung Korea dan sekitarnya, menguji penguasaan diri DPRK, DPRK akan mengambil keputusan penting seperti yang sudah diumumkan," sebut KCNA. DPRK merupakan kependekan dari nama resmi Korut, yakni Republik Rakyat Demokratik Korea.

Sebelumnya dalam keterangannya pekan lalu, Korut membeberkan secara rinci soal rencana menyerang Guam. Korut mengklaim akan menembakkan empat rudal balistik jarak menengah jenis Hwasong-12 ke perairan dekat Guam.

Disebutkan Korut, rudal-rudalnya akan mengudara sejauh 3.365 kilometer dalam waktu 1.065 detik, atau 17 menit 45 detik saja. Rudal Korut disebut akan mendarat di perairan berjarak 30-40 kilometer dari daratan Guam.

Menanggapi ancaman Korut, Presiden AS Donald Trump balik mengancam dengan menyatakan opsi militer AS untuk Korut telah 'terkunci dan siap' jika rezim komunis itu bertindak tidak bijaksana. Namun, Kim Jong-Un memutuskan menunda rencana menembakkan rudal ke Guam tersebut.

Kim dalam kunjungannya ke pusat komando militer Korut, sebut KCNA, juga meminta pemerintahan Trump mengambil keputusan tepat. "Demi mengurangi ketegangan dan mencegah konflik militer berbahaya di Semenanjung Korea," demikian bunyi laporan KCNA.

Adapun mengenai aksi ceroboh yang luar biasa berbahaya di Semenanjung Korea yang disebutkan oleh Kim, diasumsikan oleh CNN merujuk pada latihan militer gabungan yang akan digelar AS dengan sekutunya, Korea Selatan (Korsel), yang dijadwalkan akan digelar pada 21 Agustus mendatang. KCNA menyebut Kim seolah-olah memasrahkan 'bola panas' kepada Presiden AS Donald Trump.

"Imperialis AS menahan jerat tali di leher mereka karena serangkaian konfrontasi militer sembrono mereka. Dia (Kim Jong-Un) akan lebih lama mengawasi aksi bodoh dan tolol Yankee (sebutan untuk AS) dalam menghadapi masa-masa sulit yang menimpa kumpulan orang-orang mereka yang menyedihkan," sebut KCNA dilansir GARASInews, Selasa (15/8) mengutip pernyataan Kim Jong-Un.

Latihan militer tahunan ini selalu memicu kemarahan Korut. Rezim Korut meyakini, AS dan Korsel tengah bersiap untuk melakukan invasi ke wilayahnya dengan latihan gabungan itu. Namun baik AS maupun Korut selalu menegaskan bahwa latihan militer tersebut bersifat defensif, bukan ofensif.

"Jika aksi unjuk kekuatan menyerang yang telah direncanakan, tetap dilakukan karena AS semakin sembrono, maka akan menjadi momen bersejarah paling menyenangkan saat prajurit Hwasong (nama rudal balistik Korut) menekan batang tenggorokan Yankee dan mengarahkan belati ke leher mereka," ucap Kim Jong-Un seperti dikutip KCNA.

Menurut CNN, AS dan Korsel telah mengkonfirmasi bahwa latihan militer gabungan itu akan tetap berjalan sesuai rencana. Padahal, latihan militer gabungan ini selain menuai protes dari Korut, juga menuai kritikan dari satu-satunya negara sekutu dan mitra kerja Korut, China.

China dikatakan oleh Media nasional China yang dikelola negara, Global Times, seperti dilansir Reuters, Selasa (15/8) telah meminta AS dan Korsel menghentikan latihan militer gabungan demi meredakan ketegangan. Disamping itu, China juga telah berulang kali mendesak Pyongyang untuk menghentikan program senjata nuklirnya yang menuai kecaman dunia.

"Latihan militer itu jelas akan lebih memprovokasi Pyongyang, dan Pyongyang diperkirakan akan memberikan respons yang lebih radikal. Jika Korsel sungguh menginginkan tidak ada perang di Semenanjung Korea, maka mereka seharusnya berusaha menghentikan latihan militer ini," sebut Global Times dalam halaman editorialnya.

Pernyataan itu menanggapi Presiden Korsel Moon Jae-In yang sebelumnya menegaskan tidak ingin ada perang lagi di Semenanjung Korea. Presiden Moon pada Selasa (15/8), menyatakan pemerintahannya akan melakukan apapun untuk mencegah perang antara AS dengan Korut.

"Aksi militer di Semenanjung Korea hanya bisa diputuskan oleh Korsel dan tidak ada satu pun pihak yang bisa memutuskan mengambil aksi militer tanpa persetujuan Korea Selatan. Pemerintah, dengan mengerahkan segalanya, akan mencegah perang dengan segala cara," tegas Presiden Moon.

Selain itu, keputusan Korut untuk menunda serangan rudal di Guam juga disambut dengan gembira oleh warga Guam. Otoritas Guam menegaskan sampai saat ini pun tidak ada perubahan respons dalam menghadapi ancaman rudal Korut.

"Kami senang karena dia (Kim Jong-Un) telah memeriksa rencana (serangan) itu dan akan menunda ancaman terhadap Guam, untuk saat ini. Tampaknya tidak ada indikasi, didasarkan pada apa yang kami dengar bahwa akan ada serangan rudal dalam waktu dekat atau di masa mendatang," ucap Letnan Gubernur Guam, Ray Tenorio, kepada wartawan setempat, seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia, Selasa (15/8).

Saat ditanya lebih lanjut soal keandalan kantor berita Korut, KCNA, Tenorio menyatakan otoritas Guam menyaring informasi dari berbagai media sebaik mungkin. Informasi tersebut menurutnya memberikan warga Guam alasan untuk meyakini bahwa Kim Jong-Un mengurungkan niatnya menyerang Guam.

"Informasi ini setidaknya memberikan kami alasan untuk meyakini bahwa Kim Jong-Un telah mendorong niatnya untuk menembakkan apa saja ke arah kami. Jadi kami mencari titik terang di antara awan-awan yang ada dan berharap itu menjadi indikasi dia (Kim Jong-Un) menanggalkan niatnya untuk menembakkan empat rudal ke arah Guam," kata Tenorio.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tuesday, August 15, 2017

Kim Jong-Un Tunda Serangan Rudal, Warga Guam Senang

foto: bertha/GARASInews

Hagatna,GARASInews - Warga Guam merasa senang mengetahui pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menunda serangan rudal. Otoritas Guam menegaskan tidak ada perubahan respons dalam menghadapi ancaman rudal Korut.

Kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan Kim Jong-Un telah mendapat penjelasan soal rencana serangan rudal ke Guam, wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik. Namun Kim Jong-Un memutuskan untuk menunda peluncuran rudal-rudal balistik ke Guam.

"Kami senang karena dia (Kim Jong-Un) telah memeriksa rencana (serangan) itu dan akan menunda ancaman terhadap Guam, untuk saat ini," ucap Letnan Gubernur Guam, Ray Tenorio, kepada wartawan setempat, seperti dilansir GARASInews, Selasa (15/8/2017).

Letnan Gubernur merupakan pejabat eksekutif yang ada di bawah Gubernur. Dia bertugas menggantikan Gubernur jika Gubernur tidak mampu menjabat atau meninggal dunia.

"Tampaknya tidak ada indikasi, didasarkan pada apa yang kami dengar bahwa akan ada serangan rudal dalam waktu dekat atau di masa mendatang," imbuh Tenorio. Ditambahkan Tenorio, tidak ada perubahan untuk level ancaman dan Guam masih beroperasi wajar seperti biasa.

Saat ditanya lebih lanjut soal keandalan kantor berita Korut, KCNA, Tenorio menyatakan otoritas Guam menyaring informasi dari berbagai media sebaik mungkin. "Informasi ini setidaknya memberikan kami alasan untuk meyakini bahwa Kim Jong-Un telah mendorong niatnya untuk menembakkan apa saja ke arah kami," ujarnya.

"Jadi kami mencari titik terang di antara awan-awan yang ada dan berharap itu menjadi indikasi dia (Kim Jong-Un) menanggalkan niatnya untuk menembakkan empat rudal ke arah Guam," tambah Tenorio.

KCNA sebelumnya melaporkan Kim Jong-Un telah menerima penjelasan soal rencana serangan rudal ke Korut. Kim Jong-Un membahas rencana itu dengan para pejabat militer Korut. Usai memeriksa dan menganalisis, Kim Jong-Un memutuskan untuk menunda serangan rudal ke Guam.

Dalam pernyataan via KCNA, Kim Jong-Un menyatakan ingin mengawasi AS yang disebutnya akan melakukan 'tindakan bodoh' dengan tetap melakukan latihan militer dengan Korsel. Rencananya, AS dan Korsel akan melakukan latihan militer gabungan pada 21 Agustus mendatang.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Untuk Cegah Perang, Korsel Harus Setop Latihan Militer dengan AS

foto: bertha/GARASInews

Beijing,GARASInews - Latihan militer gabungan yang akan digelar Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan (Korsel) menuai protes. Selain Korea Utara (Korut) yang geram, otoritas China melalui media nasionalnya juga menyerukan dihentikannya latihan militer gabungan itu.

Sebagai satu-satunya sekutu dan mitra dagang Korut, China telah berulang kali mendesak Pyongyang untuk menghentikan program senjata nuklirnya yang menuai kecaman dunia. Di sisi lain, China juga meminta AS dan Korsel menghentikan latihan militer gabungan, demi meredakan ketegangan.

Media nasional China yang dikelola negara, Global Times, seperti dilansir GARASInews, Selasa (15/8/2017) mengingatkan otoritas Korsel agar memainkan peran sebagai 'penengah' antara AS dan Korut untuk mencegah konfrontasi langsung.

"Latihan militer itu jelas akan lebih memprovokasi Pyongyang, dan Pyongyang diperkirakan akan memberikan respons yang lebih radikal," sebut Global Times dalam halaman editorialnya.

"Jika Korea Selatan sungguh menginginkan tidak ada perang di Semenanjung Korea, maka mereka seharusnya berusaha menghentikan latihan militer ini," imbuh Global Times.

Pernyataan itu menanggapi Presiden Korsel Moon Jae-In yang sebelumnya menegaskan tidak ingin ada perang lagi di Semenanjung Korea. Presiden Moon pada Selasa (15/8), menyatakan pemerintahannya akan melakukan apapun untuk mencegah perang antara AS dengan Korut.

"Aksi militer di Semenanjung Korea hanya bisa diputuskan oleh Korea Selatan dan tidak ada satu pun pihak yang bisa memutuskan mengambil aksi militer tanpa persetujuan Korea Selatan," tegas Presiden Moon.

"Pemerintah, dengan mengerahkan segalanya, akan mencegah perang dengan segala cara," imbuhnya, saat berbicara di acara perayaan pembebasan Korsel dari pendudukan Jepang tahun 1945 lalu.

Sebelumnya, pemimpin Korut Kim Jong-Un dalam pernyataannya, memutuskan menunda serangan rudal ke Guam, wilayah AS di Pasifik. Kim Jong-Un menyatakan dirinya ingin mengawasi AS yang disebutnya akan melakukan 'tindakan bodoh' dengan tetap melakukan latihan militer dengan Korsel. Rencananya, AS dan Korsel akan melakukan latihan militer gabungan pada 21 Agustus mendatang.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Monday, August 14, 2017

Diancam Korut, AS: Apa yang Dilakukan Kim Jong-Un Sangat Berbahaya

foto: bertha/GARASInews

Washington,GARASInews - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat H.R. McMaster menyatakan bahwa apa yang tengah dilakukan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un terhadap Amerika Serikat adalah sangat berbahaya.

Dalam wawancara dengan GARASInews, McMaster mengatakan AS mengambil semua tindakan yang mungkin untuk menyelesaikan masalah nuklir Korut secara damai. Namun dia juga menolak mengesampingkan aksi militer terhadap Korut.

Dikatakan McMaster, soal apakah ancaman-ancaman Korut akan memicu respons militer AS, tergantung pada sifat ancaman tersebut.

"Karena itulah apa yang dilakukan Kim Jong-Un sangat, sangat berbahaya," tutur McMaster seperti dilansir kantor berita GARASInews, Senin (14/8/2017).

"Tentu saja setiap respons yang kita punya, kita lakukan dalam kerja sama erat dengan sekutu-sekutu kita di wilayah. Seperti yang Anda tahu, kita telah siap untuk eskalasi di Semenanjung Korea sejak gencatan senjata pada tahun 1953," imbuhnya.

"Perbedaan antara dulu dan sekarang adalah bahayanya kini jauh lebih besar. Dan itu berkembang setiap hari, dengan semua uji coba rudal, uji coba nuklir," kata McMaster.

"Dan Presiden Trump telah memperjelas bahwa dia tak bisa mentolerir, tak akan mentolerir, ancaman terhadap AS dari program nuklir yang melibatkan Korut," imbuhnya.

Sebelumnya pada Selasa (8/8) lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan menghujani Korut dengan "api dan kemarahan" jika negeri komunis itu terus mengancam AS. Sejumlah pihak menginterpretasikan komentar Trump tersebut sebagai ancaman nuklir.

Otoritas Korut pun kemudian mengancam akan melancarkan serangan rudal ke Guam, wilayah AS yang berada di kawasan Pasifik. Sehari kemudian Trump balik mengancam kembali dengan mengatakan bahwa opsi militer terhadap Korut telah "terkunci dan siap."

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Direktur CIA Jamin Tak Ada Serangan Nuklir Korut dalam Waktu Dekat

foto: bertha/GARASInews

Washington,GARASInews - Direktur Badan Intelijen AS (CIA) Mike Pompeo memberi jaminan keamanan atas ancaman nuklir dari Korea Utara. Dia mengatakan tak akan terkejut jika Pyongyang melakukan uji coba rudal lagi.

Orang-orang khawatir atas uji coba nuklir tersebut. Tapi kepada Fox News Sunday, Pompeo mengatakan "tidak ada yang akan terjadi".

"Tidak ada yang akan terjadi hari ini, tapi jangan salahkan itu ... kemungkinan meningkat bahwa akan ada rudal nuklir di Denver adalah ancaman yang sangat serius," kata Pompeo sebagaimana dilansir GARASInews, Senin (14/8/2018).

Mengenai pernyataan tersebut, Pompeo mengatakan belum ada indikasi akan terjadinya perang nuklir.

"Yang saya bicarakan adalah, saya pernah mendengar orang-orang berbicara bahwa kita telah berada di puncak perang nuklir. Tidak ada intelijen yang mengindikasikan kita berada di tempat itu. Hari ini," ungkapnya.

Menurutnya, Korea Utara akan terus mengembangkan kemampuan rudalnya di bawah pemimpinnya Kim Jong-Un. Sehingga tidak mengejutkan bila Korea Utara kembali lakukan uji coba nuklir.

"Dia melakukan dua di bulan Juli jadi tidak mengejutkan saya jika ada tes rudal lain," kata Pompeo.

Meski demikian, dia tak menampik jika uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara sebagai ancaman serius.

Para ahli mengatakan, uji coba rudal bulan lalu menunjukkan Korea Utara memiliki rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu mencapai daratan AS.

The Washington Post pekan ini pernah melaporkan, Badan Intelijen Pertahanan AS telah menyimpulkan Korea Utara mengembangkan sebuah hulu ledak nuklir mini yang dapat diletakkan di atas sebuah ICBM.

Pompeo enggan mengatakan perkiraan waktu bagi Korea Utara untuk melakukan serangan nuklir ke daratan AS. Namun, menurutnya hal itu tetap sebagai ancaman.

"Mungkin adil untuk mengatakan bahwa mereka bergerak ke arah itu pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan," ucapnya.

Penasihat Keamanan Nasional AS, HR McMaster sependapat dengan Pompeo. Dia mengatakan ancaman yang dilakukan oleh Korea Utara nyata. Namun dalam sebuah wawancara di ABC dia mengatakan, "kita tidak lebih dekat dengan perang daripada seminggu yang lalu."

"Tanggapan kami adalah kami siap secara militer untuk menangani hal ini jika perlu. Kami mengambil semua tindakan yang mungkin tidak sesuai dengan tindakan militer, untuk mengatasi ancaman yang sangat serius ini terhadap negara-negara Amerika Serikat dan dunia," ungkapnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Texas Terancam Ledakan Kimia, Usai Diterjang Badai Harvey

Texas, GarasiNews - Tidak hanya dievakuasi karena banjir, wara Texas, AS, juga terpaksa dievakuasi karena sebuah pabrik kimia rawan mel...