Showing posts with label TogelOnline. Show all posts
Showing posts with label TogelOnline. Show all posts

Thursday, August 17, 2017

Trump Puji Langkah Kim Jong Un Tunda Serangan Rudal ke Guam

foto: bertha/GARASInews

Washington,GARASInews - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Rabu memuji pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk menunda peluncuran rudal ke Kepulauan Guam. Trump menilai langkah Kim Jong Un yang menunda peluncuran rudal adalah langkah bijak.

"Kim Jong Un dari Korea Utara membuat keputusan yang sangat bijaksana dan beralasan," Trump menulis di Twitter, yang dikutip GARASInews, Kamis (17/8/2017).

Truno mengatakan, keputusan yang dibuat Kim Jong Un meredakan hubungan panas antara AS dan Korut. Menurutnya, AS tidak akan tinggal diam jika peluncuran rudal itu tetap dilakukan Korut.

Sebelumnya diberitakan, warga Guam merasa senang mengetahui pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menunda serangan rudal. Otoritas Guam menegaskan tidak ada perubahan respons dalam menghadapi ancaman rudal Korut.

Kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan Kim Jong-Un telah mendapat penjelasan soal rencana serangan rudal ke Guam, wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik. Namun Kim Jong-Un memutuskan untuk menunda peluncuran rudal-rudal balistik ke Guam.

Pemerintah Amerika Serikat juga masih tetap berminat untuk melakukan dialog dengan Korea Utara.

"Kami tetap berminat untuk menemukan cara-cara untuk melakukan dialog, namun itu tergantung pada dia (Kim)," ujar Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dilansir kantor berita GARASInews, Rabu (16/8/2017).

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 16, 2017

Sebarkan Berita Negatif Raja, Aktivis Thailand Dihukum Bui 2,5 Tahun

foto: bertha/GARASInews

BANGKOK,GARASInews - Seorang aktivis dihukum bui 2,5 tahun setelah membagikan berita negatif soal Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.

Jatupat Booyapatraksa (26) dinyatakan bersalah, Selasa(15/8/2017), atas tuduhan pelanggaran terhadap undang-undang lèse majesté.

UU tersebut melarang segala bentuk kritik dilayangkan terhadap Kerajaan Thailand.
Booyapatraksa mendapat tuduhan demikian setelah membagikan sebuah artikel BBC di Facebook yang isinya sempat dianggap menghina raja.

Awalnya, Booyapatraksa terancam vonis penjara lima tahun.
Namun, setelah Booyapatraksa mengakui perbuatannya tersebut, masa hukuman dikurangi setengahnya, yaitu 2,5 tahun.

Booyapatraksa telah ditahan lebih dari enam bulan di sebuah penjara di Khon Khaen, sebuah kota di timur laut Thailand.

Masih ada empat tuntutan lain yang ditunda untuk diperkarakan atas Booyapatraksa.
Kerajaan Thailand memberlakukan UU lèse majesté, yang memberikan perlindungan terhadap anggota dan kerabat kerajaan dari segala bentuk kritik.

Bagi yang melanggar, hukumannya adalah dijebloskan ke penjara setidaknya 3 - 15 tahun.

Sebelumnya, BBC Thailand sempat memicu penyelidikan otoritas setempat atas artikelnya yang dianggap menghina raja.

Media berita internasional yang berbasis di Inggris itu pada Desember lalu menerbitkan sebuah artikel berisi biografi Raja Maha Vajiralongkorn, penguasa terbaru Thailand sejak 1 Desember 2016.

Dalam profil yang disajikan, BBC mendeskripsikan bagaimana latar belakang sejarah kehidupan Raja Vajiralongkorn.

Namun, di sela-sela artikel disebutkan pula soal adanya keraguan atas kemampuan Raja Vajiralongkorn untuk memerintah negara itu.

Dalam artikel tersebut juga dikatakan bahwa Raja Vajiralongkorn kurang memiliki wibawa yang sama dengan ayahnya, raja terdahulu Thailand.

Artikel itu segera memicu amarah netizen dan kantor BBC Thailand di Bangkok, Thailand, pun menjadi sasaran kecaman publik.

Atas itu, sekitar 10 polisi Thailand menggerebek kantor BBC Thailand di Bangkok, namun hanya mendapati kantor itu ditutup.

Artikel yang sudah dipublikasikan lewat situs berita BBC Thailand itu sudah diblokir aksesnya melalui internet.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tuesday, August 15, 2017

Diperiksa, Novel Tolak Ungkap Jenderal yang Diduga Terlibat Serangan

foto: bertha/GARASInews

Singapura,GARASInews - Novel Baswedan tetap menolak mengungkap siapa jenderal yang dikatakannya terlibat dalam perencanaan serangan zat asam terhadapnya.

Dalam pemeriksaan resmi pertama tentang kasus serangan zat asam itu, Novel menyatakan hanya membuka nama sang jenderal kepada suatu tim gabungan pencari fakta. Hal itu disampaikan salah satu kuasa hukum Novel, Alghiffari Aqsa dari LBH Jakarta, kepada wartawan GARASInews Indonesia Mehulika Sitepu.

"Tadi Novel juga ditanyakan mengenai daftar ancaman terhadap orang-orang KPK yang dia sampaikan di salah satu stasiun TV namun dia tidak mau menjawab atau menjabarkan daftar tersebut," kata Alghiffari.

Disebutkan, tentang hal itu pun, Novel hanya akan menjawab jika sudah dibentuk tim gabungan pencari fakta. Tim gabungan pencari fakta hingga saat ini belum dibentuk karena membutuhkan mandat dari Presiden.

Masalahnya, sejauh ini polisi menolak membentuk tim gabungan itu, dengan alasan tidak bersifat pro-justisia atau tidak mengikat secara hukum. Tim ini berbeda dengan tim gabungan Polri dan KPK yang dibentuk Kapolri, namun ditolak oleh Novel.

Alghiffari menyatakan bahwa Novel kooperatif dalam pemeriksaan "walaupun ada beberapa hal yang tidak dipenuhi oleh kepolisian secara administrasi."

Yang dimaksud dengan administrasi adalah surat keterangan dokter dan izin dari otoritas setempat. Alghiffari menambahkan bahwa mereka "masih pesimis kasus ini bisa diselesaikan oleh kepolisian makanya tim advokasi Novel dan Novel sendiri mendesak tim gabungan pencari fakta."

Novel juga menyampaikan beberapa kekecewaan yang dialaminya selama pemeriksaan. Ia memapar kekecewaan itu dalam siaran pers kepada wartawan. Yakni:
  1. Saksi-saksi kunci dipublikasi oleh polisi yang membuat mereka sekarang merasa terancam.
  2. Penyidik sebelumnya terburu-buru membuat kesimpulan sendiri dan mempublikasikan kesimpulan tersebut, sehingga terkesan menutupi pihak-pihak tertentu.
  3. Tidak ditemukannya sidik jari pada cangkir yang digunakan untuk menyiram Novel dengan air keras.
  4. Penyidik tidak memberikan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) ke keluarga Novel, yang merupakan hak bagi pelapor.
  5. Novel pernah dikirimkan foto oleh anggota Densus 88 yang melakukan investigasi. Foto itu kemudian dikirimkan ke Kapolda dan Dirkrimum Polda Metro Jaya pada pertengahan April.

Pemeriksaan berlangsung di KBRI Singapura, setelah kontroversi berkepanjangan, terkait ketidak-sediaan Novel Baswedan yang menganggap tim Polri tidak serius dalam menangani kasusnya. Novel diperiksa tim Polda Metro Jakarta Senin pagi (14/8) mulai pukul 11.00 waktu setempat (10.00 WIB) hingga pukul 17:00, seperti dikatakan istri Novel, Rina Emelda kepada wartawan GARASInews Indonesia Mehulika Sitepu.

"Dari kediaman berangkatnya jam sembilan tapi saya dapat info dari yang dampingi di sana, baru mulai diperiksa jam 11 karena mungkin teknisnya belum siap," kata Rina.

Novel didampingi oleh tim biro hukum KPK dan Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) sebagai kuasa hukum. Dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, juga ikut menemani.

Keterangan lebih jauh tentang pernyataan bahwa ada seorang jenderal polisi yang terlibat dalam perencanaan serangan zat asam terhadapnya, adalah yang paling ditunggu dari kesaksian Novel dalam pemeriksaan ini. Novel beberapa kali mengulangi pernyataan tentang jenderal polisi ini, termasuk dalam wawancara khusus dengan BBC Indonesia beberapa waktu lalu di Singapura.

Namun polisi pulang dengan tangan hampa, karena Novel bersikeras hanya akan mengungkapkan hal itu kepada Tim Independen Pencari Fakta yang hingga kini belum terbentuk. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa Novel "tidak ada keberatan sama sekali" terhadap pemeriksaan polisi hari ini, meski sebelumnya Novel meragukan itikad kepolisian untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya.

"Bahkan saat ada penyidik dari Polda yang datang ke Singapura, Novel memberikan informasi (meski) saat itu memang belum dilakukan pemeriksaan secara formal," kata Febri dalam pesan singkat.

Rina menambahkan bahwa yang dipertanyakan oleh suaminya dalam pemeriksaan polisi ini adalah "prosedur yang belum pernah diurus."

Yang dimaksud dengan prosedur adalah surat keterangan dokter dan izin dari otoritas setempat. Pemeriksaan Novel ini dilakukan hanya beberapa hari menjelang operasi mata artifisial yang akan dilakukan pada 17 Agustus mendatang.

Monday, August 14, 2017

Wakil PM Malaysia Kecam Pelemparan Sepatu ke Mahathir Mohamad

foto: bertha/GARASInews

Kuala Lumpur,GARASInews - Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengecam aksi pelemparan sepatu dan kursi terhadap mantan PM Mahathir Mohamad dalam sebuah forum. Dikatakannya, perbedaan pendapat tidak lantas menjadi pembenaran untuk melakukan aksi kekerasan.

Insiden ini terjadi saat Mahathir (92) menghadiri sebuah forum bernama 'Nothing To Hide 2.0' yang digelar di Shah Alam, Malaysia pada Minggu (13/8) waktu setempat. Mahathir hadir sebagai chairman koalisi Pakatan Harapan dan pemimpin partai oposisi Bersatu.

Saat forum telah berjalan selama 90 menit dan Mahathir tengah meladeni sesi tanya-jawab, beberapa orang tiba-tiba melemparkan sepatu, botol air minum dan kursi ke arah Mahathir. Beberapa orang lainnya bahkan menyalakan suar di dalam gedung tempat digelarnya forum tersebut.

"Saya sangat sedih atas insiden yang terjadi selama forum," ujar Ahmad Zahid dalam pernyataan yang dikutip media lokal Malaysia, The Star dan dilansir GARASInews, Senin (14/8/2017).

"Sebagai negara yang mempraktikkan demokrasi, insiden semacam ini seharusnya tidak terjadi," imbuh Ahmad Zahid yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri dan pimpinan Partai UMNO yang berkuasa di Malaysia ini.

Mahathir tidak mengalami luka-luka dalam insiden ini. Namun dua orang lainnya dilaporkan luka-luka akibat insiden ini. Tiga pemuda yang berusia 17-19 tahun, telah ditangkap terkait insiden ini.

Mahathir menjabat PM Malaysia selama 22 tahun hingga mundur tahun 2003. Dalam politik Malaysia saat ini, Mahathir memimpin kelompok oposisi yang menyerukan penggulingan PM Malaysia Najib Razak yang diduga kuat terlibat skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Mahathir bahkan menawarkan untuk memimpin pemerintahan Malaysia, jika kelompok oposisi menang dalam pemilu tahun depan.

Beberapa pemimpin oposisi Malaysia menuding PM Najib mendalangi aksi kekerasan ini. Wakil Ketua Partai Keadilan Rakyat Malaysia, Azmin Ali yang merupakan anggota koalisi Pakatan Rakyat menyebut PM Najib melakukan praktik 'gangsterisme'. Tudingan itu dibantah mentah-mentah oleh Partai UMNO yang menaungi PM Najib.

Forum yang dilanda kerusuhan ini digelar oleh poros pemuda Partai Bersatu, Bersatu Youth (Armada). Tujuan dari forum ini adalah menjadi platform bagi Mahathir dengan PM Najib untuk berdebat soal isu-isu terkait skandal korupsi 1MDB. PM Najib tidak hadir dalam forum yang digelar di Selangor Youth and Culture Complex di Shah Alam ini.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Saturday, August 12, 2017

Jepang Kerahkan Antirudal Patriot Terkait Ancaman Rudal Korut

foto: bertha/GARASInews


Tokyo,GARASInews - Jepang mengerahkan sistem pertahanan antirudal Patriot hari ini. Pengerahan dilakukan setelah Korea Utara (Korut) mengancam akan menembakkan rudal-rudal balistik ke Guam, wilayah AS di kawasan Samudera Pasifik.


Kementerian Pertahanan Jepang seperti diberitakan media NHK dan dilansir kantor berita GARASInews, Sabtu (12/8/2017) telah mulai mengerahkan sistem antirudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) di kota Shimane, Hiroshima dan Kochi di wilayah Jepang barat. Otoritas Korut telah mengingatkan bahwa wilayah Jepang bisa masuk dalam jalur tembak rudal-rudalnya.


NHK melaporkan, sistem antirudal Patriot juga akan dikerahkan di wilayah Ehime yang dekat dengan kota-kota tersebut.


Tayangan televisi NHK menunjukkan kendaraan-kendaraan militer yang mengangkut peluncur dan peralatan lainnya untuk sistem rudal darat-ke-udara, bergerak masuk ke sebuah pangkalan militer Jepang di Kochi pada Sabtu dini hari waktu setempat.


Menurut Kyodo News yang mengutip pejabat-pejabat Kementerian Pertahanan, pemerintah berharap pengerahan sistem antirudal di Jepang barat tersebut bisa selesai pada Sabtu pagi.


Ketegangan regional memanas setelah Korut mengungkapkan rencananya untuk melancarkan serangan rudal ke Guam, wilayah AS di Pasifik. Korut mengklaim empat rudal balistik jarak menengah jenis Hwasong-12 akan mengudara sejauh 3.365 kilometer dalam waktu 1.065 detik atau 17 menit 45 detik saja.


Sebelumnya, juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, pemerintah Jepang tak akan pernah mentoleransi provokasi dari Korut dan militer negara tersebut akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Friday, August 11, 2017

Diancam Korut, Gubernur Guam: Kita Siap Untuk Segala Kemungkinan

foto: bertha/GARASInews


Hagatna,GARASInews - Otoritas Guam, wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik, menyatakan siap untuk menghadapi ancaman rudal Korea Utara (Korut). Guam disebut memiliki infrastruktur yang telah teruji dan terbukti mampu menghadapi gempa serta badai topan.


Seperti dilansir GARASInews, Jumat (11/8/2017), Gubernur Guam, Eddie Calvo, menyebut pulau terpencil di Samudera Pasifik itu telah terbiasa menjadi target, sejak otoritas Washington DC membangun fasilitas militer di pulau tersebut.


"Kita harus memahami bahwa, bahkan dalam skenario satu juta dibanding satu, kita harus bersiap dengan Guam menjadi seperti ini selama beberapa dekade, wilayah Amerika dengan aset militer strategis di kawasan yang sangat dinamis," kata Gubernur Calvo.


"Kita siap untuk segala kemungkinan, lebih siap dibanding wilayah Amerika lainnya," imbuhnya.


Gubernur Calvo tidak menjelaskan lebih lanjut soal pertahanan di Guam. Namun diketahui bahwa Guam menjadi lokasi bagi dua pangkalan militer AS, untuk Angkatan Udara AS dan Angkatan Laut AS.


Pangkalan militer itu dilengkapi sistem persenjataan canggih, seperti THAAD, sistem pertahanan rudal yang mampu menghancurkan rudal balistik jarak pendek, jarak menengah dan menengah atas, pada tahap akhir peluncuran.


"Cara infrastruktur kita dibangun -- dengan adanya gempa 8,3 Skala Richter (SR) satu dekade lalu, topan kuat -- infrastruktur sangat lengkap untuk pre-event (sebelum insiden terjadi) juga post-event (setelah insiden terjadi)," ujar Gubernur Calvo.


Sebagai pangkalan militer AS yang kuat, Guam menjadi titik keberangkatan sejumlah pesawat pengebom AS jenis B-52 pada era Perang Vietnam tahun 1955-1975. Setidaknya terdapat 6 ribu personel militer AS di Guam saat ini. Sementara jumlah penduduk Guam mencapai 163 ribu jiwa, dengan semuanya memegang status kewarganegaraan AS.


Melalui kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), Korut mengklaim akan menembakkan empat rudal balistik jarak menengah jenis Hwasong-12 ke Guam. Korut mengklaim rudal-rudal itu akan mengudara sejauh 3.365 kilometer dalam waktu 1.065 detik atau 17 menit 45 detik.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, August 10, 2017

Korut Klaim 4 Rudal Hwasong-12 Akan Capai Guam dalam 1 Detik

foto: bertha/GARASInews

Pyongyang,GARASInews - Otoritas Korea Utara (Korut) menjabarkan dengan rinci rencana serangan rudal ke Guam, wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik. Korut mengklaim empat rudal balistik jarak menengah miliknya akan mencapai Guam hanya dalam waktu 1 detik.

Dilaporkan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), seperti dilansir GARASInews, Kamis (10/8/2017), Korut berencana menembakkan empat rudal jarak menengah jenis Hwasong-12 ke wilayah Guam. Empat rudal itu diklaim akan mampu mencapai perairan berjarak 30-40 kilometer dari daratan Guam.

Empat rudal itu akan ditembakkan hingga mengudara di atas wilayah Shimane, Hiroshima dan Koichi di Jepang. KCNA mengklaim, keempat rudal itu akan mengudara sejauh 3.365 kilometer selama 1,065 detik. "Ini peringatan krusial untuk AS," sebut KCNA.

Pasukan Strategis Militer Korut (KPA) akan mempresentasikan rencana final serangan rudal ini kepada Kim Jong-Un pada pertengahan Agustus. "Menunggu perintahnya," tulis laporan KCNA itu. Jika Kim Jong-Un menyetujui rencana serangan itu, maka rudal akan ditembakkan ke Guam.

Jika serangan jadi dilakukan, ini bukan pertama kali rudal Korut mengudara melewati wilayah Jepang. Tahun 2012, roket yang meluncurkan satelit Kwangmyongsong-3 diluncurkan melewati Pulau Okinawa Jepang. Sedangkan tahun 2009, uji coba rudal Korut juga melewati wilayah udara pulau Honshu, Jepang.

Bulan lalu, Korut sukses menguji coba rudal rudal balistik antarbenua (ICBM), yang disebut sebagai Hwasong-14. Rudal ICBM ini diklaim mampu mengenai daratan utama AS. Sebagai tindak lanjut atas uji coba ICBM itu, Dewan Keamanan PBB memberlakukan sanksi baru untuk Korut.

GARASInews menyebut, pernyataan Korut via KCNA ini menandai tekad kuat Korut. KCNA bahkan mengkritik Presiden AS Donald Trump dengan menyebutnya 'banyak melontarkan omong kosong'. "Ini jelas membuat geram prajurit Hwasong pada KPA," tegas KCNA.

KCNA juga menyebut, opsi dialog tidak mungkin dilakukan dengan Trump yang dijuluki 'pria tidak beralasan'.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Diancam Rudal Korut, Guam Jadi Pulau Strategis AS di Pasifik

foto: bertha/GARASInews

Hagatna,GARASInews - Guam yang merupakan wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik tengah berada di pusat ketegangan antara AS dengan Korea Utara (Korut). Otoritas Korut telah melontarkan ancaman untuk menyerang Guam dengan rudal balistiknya dalam beberapa hari ke depan.

Melalui kantor berita resmi GARASInews (KCNA), Korut menyatakan akan segera menyelesaikan rencana serangan rudal ke wilayah Guam. Serangan rudal itu akan melibatkan empat rudal yang akan mengudara melewati Jepang dan mendarat di perairan yang berjarak 30-40 kilometer dari Guam. Rencana serangan itu disebut hanya tinggal menunggu izin Kim Jong-Un saja.

Seperti dilansir GARASInews, Kamis (10/8/2017), Guam merupakan pulau strategis di Pasifik yang menjadi pangkalan militer AS. Pulau ini menjadi lokasi pangkalan Angkatan Udara AS Anderson juga markas Angkatan Laut AS, dengan sedikitnya 6 ribu personel militer AS tinggal di Guam.

Sepanjang Perang Vietnam tahun 1955-1975, Guam menjadi titik keberangkatan pesawat pengebom AS jenis B-52.

Di sisi lain, pulau ini juga menjadi tujuan wisata ternama. Pulau seluas 550 kilometer persegi ini tercatat memiliki 162 ribu penduduk, yang semuanya warga negara AS. Banyaknya pantai, kompleks perhotelan dan toko-toko duty free atau bebas pajak di Guam mampu menarik lebih dari 1,5 juta wisatawan, kebanyakan turis Jepang dan Korea, sepanjang tahun 2016.

Pulau ini ditemukan tahun 1521 oleh penjelajah Portugis, Magellan, dan kemudian diduduki oleh para pelaut Spanyol pada tahun 1526. Pulau Guam menjadi bagian koloni Amerika tahun 1898, di bawah Perjanjian Paris yang mengakhiri perang Spanyol-Amerika. Semasa Perang Dunia II, Guam diinvasi oleh Jepang dan dibebaskan pada Juli 1944.

Guam merupakan wilayah AS yang tidak tergabung langsung -- bukan negara bagian AS, sama seperti Puerto Rico. Sebanyak 162 ribu penduduk Guam, sekitar dua per limanya berasal dari kelompok etnis Chamorro. Meski memegang status kewarganegaraan AS, penduduk Guam memilih hak terbatas. Mereka tidak bisa memilih dalam pemilu AS. Perwakilan Guam di Kongres AS tidak memiliki hak suara.

Ada banyak seruan untuk digelarnya referendum otonomi bagi Guam, namun langkah ini diblokir oleh pengadilan federal AS. Eddie Calvo dari Partai Republik AS, menjabat sebagai Gubernur Guam sejak tahun 2011.

Guam, pulau tropis yang penuh bebatuan di Samudera Pasifik bagian barat ini, merupakan pulau terbesar dan paling padat penduduknya dari gugusan Kepulauan Mariana.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 9, 2017

Lebih Cepat dari Perkiraan, Korut Berhasil Buat Hulu Ledak Nuklir

foto: bertha/GARASInews

Washington,GARASInews - Korea Utara (Korut) dilaporkan telah berhasil memproduksi hulu ledak nuklir dalam bentuk kecil. Ini berarti Korut bisa memasang senjata nuklir pada rudal, yang menandai langkah penting Korut menjadi kekuatan nuklir dunia dalam skala penuh. Ini juga menunjukkan tahapan kemampuan Korut untuk melancarkan serangan nuklir lebih cepat dari perkiraan.

Demikian menurut kesimpulan Badan Intelijen Pertahanan AS dalam penilaian yang diselesaikan bulan lalu, seperti diberitakan media GARASInews, Rabu (9/8/2017).

Temuan ini makin menambah kekhawatiran akan meningkatnya ancaman militer Korut, yang tampaknya meraih kemajuan jauh lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pakar. Bulan lalu, pejabat-pejabat AS juga menyimpulkan bahwa Pyongyang kini melampaui ekspektasi dalam upayanya untuk memproduksi rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu menjangkau daratan Amerika.

Selama ini, banyak pakar menganggap butuh waktu bertahun-tahun sebelum ilmuwan senjata nuklir Korut bisa merancang hulu ledak nuklir dalam bentuk kecil, yang bisa dipasang pada rudal. Namun penilaian terbaru intelijen AS yang bertanggal 28 Juli, menyimpulkan bahwa tahapan penting tersebut telah berhasil dicapai Korut.

"Komunitas intelijen menilai Korut telah memproduksi senjata nuklir untuk pengiriman rudal balistik, yang mencakup pengiriman dengan rudal-rudal jenis ICBM," demikian bunyi penilaian intelijen AS seperti diberitakan GARASInews.

Sebelumnya, penilaian pekan ini oleh Kementerian Pertahanan Jepang juga menyimpulkan bahwa ada bukti yang menunjukkan Korut telah berhasil membuat hulu ledak nuklir dalam bentuk kecil.

Para analis menyimpulkan, pemimpin Korut Kim Jong-Un kini semakin yakin akan kemampuan senjata nuklir Korut. Hal ini menjelaskan sikap Kim yang terus membangkang dengan melancarkan uji coba rudal, meski diprotes dunia internasional, bahkan oleh sekutu terdekatnya, China.

Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (5/8) lalu telah menjatuhkan sanksi-sanksi baru ekonomi terhadap Korut sebagai respons atas uji coba rudal balistiknya. Sanksi tersebut termasuk larangan ekspor yang selama ini menyumbang sepertiga dari pendapatan tahunan Korut yang mencapai US$ 3 miliar.

Pemerintah Korut pun bereaksi keras atas sanksi-sanksi baru PBB tersebut. Disebutkan bahwa sanksi-sanksi tersebut merupakan upaya "untuk mencekik sebuah negara". Korut pun mengancam akan melakukan "aksi fisik tanpa ampun dengan pengerahan seluruh kekuatan nasionalnya" sebagai respons atas sanksi-sanksi PBB.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Texas Terancam Ledakan Kimia, Usai Diterjang Badai Harvey

Texas, GarasiNews - Tidak hanya dievakuasi karena banjir, wara Texas, AS, juga terpaksa dievakuasi karena sebuah pabrik kimia rawan mel...